Friday, November 22, 2013

Berhati-hati atau diam saja.

Kata-kata yang keluar dari bibir kadang-kadang tidak difikirkan dek akal yang waras semasa menuturkannnya. Ya, kita terkadang tidak tahan melihat ketidakadilan di depan mata. Mulut terasa harus melontarkannya untuk renungan si pelaku. Namun, akal tidak sempat memikirkan samada tindakan itu tersentuh dek hati atau hanya  melukakannya.

Kita tidak tahu cerita sebenar orang-orang itu. Kita memang tidak tahu. Apa yang tidak adil di mata kita mungkin itulah yang terbaik di mata mereka. Jadi, bagaimana?

Syaratnya cuma satu. Selagi tidak melanggar syarak biarkan saja. Diam. Doakan yang baik- baik. Moga terpantul doa itu kembali pada kita.

When speak is silver, silence is golden.

0 komen dari pembaca :

 

Short and Sweet Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template